Resume Buku Syarah 10 Muwashafat (Part. 1)

- Advertisement -

catatanmasarief.com – Buku Syarah 10 Muwashafat mengkaji tuntas tentang sejumlah karakter dan muwashafat orang – orang yang sempurna keimanannya, yang berorientasi ketuhanan, berlapang dada dan bersih hatinya berdasar pada salah satu risalah Imam Hasan Al Banna. Sosok pribadi muslim yang hakiki adalah sosok yang memiliki semua muwashafat tersebut, bukan yang memiliki sebagian tapi tidak memiliki sebagian lainnya. Karena jika salah satu dari muwashafat ini disepelekan maka akan membahayakan muwashafat lainnya.

Bab 1. Salimul Aqidah

A. Makna Akidah (Hal. 01)

Akidah secara bahasa adalah mengikatkan hati pada sesuatu dan melekat padanya. Secara makna akidah adalah kemantapan, keteguhan dan kekokohan hati terhadap pilar – pilar Islam yang dibangun di atasnya.

B. Syahadatain (Hal. 02 – 15. Poin 1 – 5)

Dua kalimat syahadat berisi ikrar diri bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah. Seorang hamba dapat dikatakan masuk Islam apabila mengikrarkannya, dan dapat dikatakan keluar dari Islam apabila mengingkarinya.

1. Pengertian Syahadatain

Syahadat merupakan pokok agama, fondasinya, inti segala perkaranya, tonggaknya, dan pilar bangunannya. Berikut ini pengertian syahadat menurut beberapa ulama yang bersumber dari Al Qur’an dan Al Hadist.Menurut Sa’id bin Jubair dan Adh Dhahhak. Syahadat adalah al-‘urwah al wutsqa (ikatan yang kokoh) (QS. Al Baqarah : 256)

Menurut Abdullah bin Abbas ra. Syahadat adalah al-‘ahd (perjanjian) (QS. Maryam : 87).

Menurut Abi Abdirrahman. Syahadat adalah al husna (sesuatu yang terbaik).

Menurut Abdullah bin Ahmad bin Hanbal. Syahadat adalah kalimah at-taqwa (kalimat taqwa) (QS. Al Fath : 26).

Dalam riwayat Imam Bukhari & Muslim dari Al Barra bin Azib r.a. Syahadat adalah al-qaul ats-tsabit (ucapan yang teguh) (QS. Ibrahim : 27).

- Advertisement -

2. Makna La Ilaha Illallah

Makna La Ilaha Illallah adalah tidak ada yang berhak disembah selain Allah dengan peniadaan terhadap segala yang disembah selainNya dan penegasan bahwa ibadah itu hanya untuk Allah semata.

3. Syarat Diterimanya Syahadatain

Agar syahadat kita diterima, maka harus mengetahui hal-hal yang diantaranya, mengetahui makna syahadat, keyakinan yang menghilangkan keraguan, tunduk terhadap apa saja yang ditunjukkan oleh kalimat syahadat, cinta kepada kalimat syahadat dan kepada orang yang mengamalkannya.

4. Penjelasan Lebih Lanjut Tentang Syahadatain

Mengenai syahadat tauhid, Abu thalib Al Makki dalam kitab Qut Al-Qulub mengatakan, fardhu tauhid itu adalah meyakini dengan hati bahwa Allah memiliki segala sifat kesempunaan dan ke-esaanNya.

Adapun tentang syahadat Rasul dengan mengambil makna dala Al Qur’an surat Ali Imran ayat 81, surat An Nisa ayat 80, surat Al Fath ayat 10, dapat dipahami bahwa kewajiban syahadat Rasul adalah berikrar bahwa Muhammad SAW utusan Allah SWT, penutup para Nabi dan Rasul yang diturunkan kitab suci sebagai kitab suci penutup semua kitab sebelumnya, yang berisi penyempurna syariat Sebelumnya.

5. Orang yang masih mengikrarkan dua kalimat Syahadat tidak dianggap murtad

Para ulama seperti Imam Al Ghazali, Ibnu Taimiyyah, para imam madzhab, dan imam Hasan Al Banna sepakat bahwa barang siapa yang memiliki keimanan di dalam hatinya terhadap Allah dan RasulNya namun ia keliru sebagian yang ia takwilkan mengenai ajaran Islam dan walaupun ia melakukan sesuatu yang merugikan Islam pada asalnya ia tidaklah kafir.

- Advertisement -

Jadilah Yang Paling Update

Mas Ariefhttps://catatanmasarief.com/
Assalamu'alaikum, Hai saya Arief Riyanto atau biasa dipanggil Mas Arief. Saya seorang anak muda yang ingin melakukan perubahan untuk Karawang dan Indonesia. Berawal dari tulisan ini. Semoga terinspirasi dan selamat berkontribusi untuk perubahan yang lebih baik.
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -

Jangan Lewatkan

Baca Ebook Teach Like Finland

Buku ini memuat rahasia tentang strategi dan anjuran - anjuran yang sangat mudah dipraktekkan dari sistem pendidikan kelas dunia.

Apa Bentuk Komitmen Saya Kepada Islam?

catatanmasarief.com - Tulisan saya kali ini merupakan ikhtisar dari sebuah buku yang berjudul “Apa Bentuk Komitmen Saya Kepada Islam” karya Dr. Fathi Yakan.

Membangun Personal Branding Dalam Berdakwah

catatanmasarief.com - Personal branding diperlukan pertama kali ketika ingin membangun kepercayaan Publik dalam berdakwah

10 Cara Edukatif Selama Libur Pencegahan Covid-19

Selama 14 hari liburan sekolah masa pencegahan Covid-19 dapat diisi dengan berbagai kegiatan edukatif agar anak tetap produktif dan menjaga prestasi akademiknya.

Resume Buku Syarah 10 Muwashafat (Part. 2)

catatanmasarief.com – Buku Syarah 10 Muwashafat mengkaji tuntas tentang sejumlah karakter dan muwashafat orang – orang yang sempurna keimanannya. Berikut ini seri kedua dari ikhtisar Buku Syarah 10 Muwashafat.

Ghazwul Fikri, Perang Tak Berdarah Yang Mematikan

Kini permusuhan yang mereka lakukan terhadap Islam adalah dengan cara yang lebih halus namun mematikan, yaitu Ghazwul Fikri.

Kategori Populer

- Advertisement -

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
error: Content is protected !!