Indahnya ‘Taman Baliho’ Karawang

- Advertisement -

catatanmasarief.com – Kota Karawang merupakan kota yang sangat indah dengan tata ruang kota yang dibangun dengan desain yang menyajikan modernitas dan kenyamanan bagi warganya, mulai dari gedung – gedung bangunannya sampai ruang – ruang terbuka hijaunya seperti taman – taman kota serta sarana – sarana lainnya.

Semua fasilitas tersebut dibangun dengan biaya yang tentunya tidak sedikit dan bersumber dari pendapatan daerah melalui pajak yang dibayar oleh masyarakat.

Sehingga guna menjaga segala fasilitas tersebut pemerintah daerah membuat suatu regulasi untuk mengatur segala aktivitas pengeloaannya. Pada tulisan kali ini saya coba membahas mengenai fasilitas ruang terbuka hijau yaitu fasilitas taman yang ada di kota Karawang.

Berbicara tentang taman, secara definisi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa taman adalah tempat yang ditanami dengan bunga – bunga atau tempat yang menyenangkan. Menyenangkan baik secara pandangan maupun dinikmati dengan adanya suatu aktivitas semisal bermain.

Kemudian menurut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2015 bahwa Taman adalah ruang terbuka dengan segala kelengkapannya yang dipergunakan dan dikelola untuk keindahan dan antara lain berfungsi sebagai paru-paru kota. Dari dua definisi tersebut dapat dipahami bahwa taman adalah suatu ruang terbuka yang memiliki nilai keindahan, menyenangkan dan berfungsi sebagai paru – paru kota.

“Indahnya ‘Taman Baliho’ Karawang merupakan sebuah sindiran atas fenomena yang terjadi terhadap keindahan Taman Kota Karawang yang saat ini kesan keindahannya berkurang”

Indahnya ‘Taman Baliho’ Karawang, judul tulisan saya ini merupakan sebuah sindiran atas fenomena yang terjadi terhadap keindahan Taman Kota Karawang yang saat ini kesan keindahannya berkurang. Penyebabnya yakni banyaknya baliho – baliho liar yang terpasang di sekitaran taman, baik itu baliho promosi maupun baliho kampanye.

Pada waktu penyambutan agenda pesta demokrasi seperti masa kampanye saat ini, baliho kampanye yang paling banyak bertebaran dan terpasang secara liar di setiap sudut taman kota Karawang.  Sebagaimana dilansir dari media online Radar Karawang bahwa baliho – baliho liar kampanye tersebut akibat dari menyalahi aturan yang berkenaan tentang pemilu dan ketentuan umumnya.

Sumber gambar : Pribadi

Selain itu pemasangan baliho – baliho liar tersebut menurut saya menyalahi aturan Perda Nomor 2 Tahun 2015 Bab 5, Bagian kesatu Pelaksanaan, Pasal 12, Poin 3a – b, mengenai fungsi dari taman kota itu sendiri yakni Kawasan Hijau Pertamanan Kota, pemanfaatannya lebih difungsikan sebagai taman dengan jenis tanaman tahunan maupun semusim yang bervariasi, 90% (sembilan puluh persen) dari luas areal harus dihijaukan, sedangkan 10% (sepuluh persen) lainnya dapat digunakan untuk kelengkapan taman, seperti jalan setapak, bangku taman, kolam hias dan bangunan penunjang taman lainnya.

Kawasan Hijau Hutan Kota dan Kawasan Konservasi, juga berfungsi sebagai taman Kota, ditanami jenis tanaman tahunan dengan jarak tanam rapat, 90% (sembilan puluh persen) sampai dengan 100% (seratus persen) dari luas areal harus dihijaukan, sedangkan areal lainnya dapat digunakan untuk kelengkapan penunjang kawasan tersebut. Sehingga taman kota yang seharusnya dapat dinikmati keindahan dan kenyamanannya, malah terlihat dan terkesan kumuh.

Dalam mengatasi persoalan tersebut, alternatif – alternatif solusi yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah sebagai upaya untuk mengembalikan fungsi taman kota sesuai amanah Perda Nomor 2 Tahun 2015 diantaranya,

1. Menertibkan baliho – baliho liar yang terpasang dan menindak tegas terhadap oknum yang memasang baliho liar tersebut.

- Advertisement -

2. Menyiapkan sarana pemasangan baliho dan spanduk yang didesain dengan baik dan berada dititik strategis sudut kota Karawang.

3. Memasang plang – plang yang berisi himbauan dan aturan terkait pertamanan.

4. Mengajak partisipasi masyarakat secara masif untuk bersama menjaga fasilitas taman kota.

Taman kota merupakan aset kota yang menjadi paru – paru kota, sudah sepatutnya kita jaga bersama karena dengan adanya taman kota yang indah dan nyaman serta menyenangkan, akan melahirkan interaksi dan hubungan masyarakat kota yang harmonis, sehingga dapat mewujudkan kota Karawang yang INTERASIH. (AR)

- Advertisement -

Jadilah Yang Paling Update

Mas Ariefhttps://catatanmasarief.com/
Assalamu'alaikum, Hai saya Arief Riyanto atau biasa dipanggil Mas Arief. Saya seorang anak muda yang ingin melakukan perubahan untuk Karawang dan Indonesia. Berawal dari tulisan ini. Semoga terinspirasi dan selamat berkontribusi untuk perubahan yang lebih baik.
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -

Jangan Lewatkan

Kopdar Millenial, Inilah Gagasan Untuk Karawang

catatanmasarief.com - Ide dan gagasan yang akan saya sampaikan pada catatan kali ini mengenai solusi mengatasi persoalan sampah di Karawang. Sampah yang kian hari baunya makin menyengat tercium karena banyak bermunculan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) ilegal.

Ikhtisar Buku Humas Gerakan

catatanmasarief.com - Buku Humas Gerakan merupakan dokumentasi dari kumpulan makalah, tulisan dan file-file presentasi Edo Segara terkait kehumasan

Baca Ebook Teach Like Finland

Buku ini memuat rahasia tentang strategi dan anjuran - anjuran yang sangat mudah dipraktekkan dari sistem pendidikan kelas dunia.

Ternyata, Inilah Pesan Ayahku

catatanmasarief.com - Hatinya terharu, dia ingat pesan ayahnya. Dia yg selalu merasa jengkel terhadap disiplin dan omelan ayahnya.

Resume Buku Membangun Humas Gerakan (Part. 1)

catatanmasarief.com - Humas memiliki posisi yang sangat penting dalam sebuah organisasi gerakan, terutama bila banyak berinteraksi dengan masyarakat. Edo Segara mengupas tuntas dalam bukunya Humas Gerakan

10 Cara Edukatif Selama Libur Pencegahan Covid-19

Selama 14 hari liburan sekolah masa pencegahan Covid-19 dapat diisi dengan berbagai kegiatan edukatif agar anak tetap produktif dan menjaga prestasi akademiknya.

Kategori Populer

- Advertisement -

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
error: