Advertisement

Bersihkan Karawang Dari LGBT

catatanmasarief.com – Pada beberapa waktu lalu di media sosial ramai terkait isu LGBT di beberapa daerah, begitu juga di Kabupaten Karawang, dilansir dari media online republika bahwa grup LGBT di Karawang telah mencapai 6.000 orang anggota. Hal ini yang kemudian membuat masyarakat Karawang yang tergabung dalam ormas Islam melakukan aksi penolakan terhadap LGBT di Karawang.

Aksi tolak LGBT tersebut berakhir dengan kesepakatan bahwa Bupati akan mengeluarkan surat edaran tentang pelarangan adanya LGBT di Karawang yang kemudian surat edaran tersebut telah diterbitkan seminggu kemudian paska aksi.

Isu LGBT ini telah menjadi isu nasional bahkan internasional, beberapa negara ada yang sudah melegalkan LGBT, namun untuk Indonesia, LGBT mendapatkan penolakan dari masyarakat di beberapa daerah, khususnya Karawang.

Dari persoalan di atas maka kemudian timbul pertanyaan, mengapa Karawang harus bersih dari LGBT?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu kita harus pahami terkait istilah LGBT dari segi pengertian dan faktor penyebabnya.

Istilah LGBT merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender. Istilah tersebut digunakan untuk menggantikan frasa komunitas – komunitas yang memiliki orientasi seks terhadap sesama jenis.

Lesbian adalah sebutan bagi perempuan dan Gay sebutan bagi laki – laki yang memiliki orientasi seks terhadap sesama jenis. Kemudian Biseksual adalah sebutan bagi orang yang memiliki ketertarikan terhadap perempuan dan laki – laki dan Transgender sebutan bagi orang yang cara berperilakunya atau penampilannya tidak sesuai jenis kelaminnya.

Faktor penyebab terjadinya LGBT meliputi faktor lingkungan, faktor keluarga. Faktor lingkungan bisa memicu karena salah pergaulan, berteman dengan orang yang memiliki kelainan LGBT, maka lambat laun akan terbawa dan ikut menjadi bagian dari anggota LGBT.

Faktor keluarga berasal dari keluarga yang bermasalah, kurang harmonis sehingga dari permasalahan keluarga tersebut dapat memicu seseorang mengalami kelainan psikis yang berakibat pada kelainan pola pikir dan orientasi seksualnya.

“Setelah memahami terkait apa itu LGBT, maka inilah lima alasan mengapa Karawang harus bersih dari LGBT”

Pertama, perilaku LGBT melanggar kodrat manusia, hubungan manusia seharusnya antara lelaki dan perempuan yang fungsinya untuk melanjutkan keturunan dengan jalan kehamilan.

Kedua, perilaku LGBT melanggar Pancasila, khususnya sila pertama yang mengatur Ketuhanan Yang Maha Esa yang menjadi dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam sila tersebut bermakna bahwa Tuhan memerintahkan untuk melakukan hubungan perkawinan dan memiliki keturunan, keturunan bisa dihasilkan dari hubungan berbeda jenis kelamin.

Ketiga, perilaku LGBT tidak sesuai dengan norma agama, sehingga bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 28 dan 29 yang mengatur wajibnya bagi setiap warga negara untuk mematuhi ajaran agamanya masing – masing, termasuk mematuhi larangan hubungan sesama jenis.

Keempat, perilaku LGBT dapat menimbulkan penyakit – penyakit semisal HIV/AIDS yang menurut WHO bahwa pelaku Gay dan Transgender memiliki resiko 20 kali lebih besar tertular.

Kelima, aktivitas LGBT adalah aktivitas yang melampaui batas dari norma – norma yang telah Allah tetapkan, sehingga apabila dilanggar dapat mendatangkan kemudharatan bahkan adzab sebagai akibat murka Allah SWT.

Dari lima alasan tersebut, Karawang sebagai kota yang memiliki banyak pesantren dan historis perjuangan bangsa  serta sangat dicintai warganya harus bersih dan bebas dari segala bentuk praktek LGBT.

Apa yang kamu rasakan?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Advertisement

Must Read

Advertisement

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: