Resume Buku Syarah 10 Muwashafat (Part. 2)

- Advertisement -

catatanmasarief.com – Buku Syarah 10 Muwashafat mengkaji tuntas tentang sejumlah karakter dan muwashafat orang – orang yang sempurna keimanannya, yang berorientasi ketuhanan, berlapang dada dan bersih hatinya berdasar pada salah satu risalah Imam Hasan Al Banna.

Sosok pribadi muslim yang hakiki adalah sosok yang memiliki semua muwashafat tersebut, bukan yang memiliki sebagian tapi tidak memiliki sebagian lainnya. Karena jika salah satu dari muwashafat ini disepelekan maka akan membahayakan muwashafat lainnya. Berikut ini seri kedua dari ikhtisar Buku Syarah 10 Muwashafat.

Bab 1. Salimul Aqidah

1. Iman dan Rukun-rukunnya

2. Tingkatan Iman, Islam dan Ihsan (56 – 65)

Allah SWT meridhoi agama ini bagi penduduk langit dan bumi, karena agama inilah Allah mengutus para RasulNya dan menurunkan Kitab-kitabNya. Agama ini adalah ucapan dengan hati dan lisan dan beramal dengan hati dan lisan bersama anggota badan lainnya. Inilah empat pilar yang mencakup seluruh perkara dari agama Islam.

Pertama adalah ucapan hati, yaitu mempercayai dan meyakini keberadaan Allah (QS. Al Hujurat : 15), (QS. Ali Imran : 167).

Kedua adalah ucapan lisan, yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat, berikrar bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan bahwasanya Muhammad utusan Allah (QS. Fushilat : 30)

Ketiga adalah amalan hati, yaitu niat, keikhlasan, cinta, ketundukan, kepatuhan kepada Allah, tawakal, dan Istiqomah (QS. Ar Ra’dh : 28), (QS. An Nisa : 125).

Puncak ketundukan adalah ketika seseorang tidak memiliki kecenderungan nafsu kepada yang lain kecuali kepada apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Keempat adalah amalan lisan dan anggota badan. Amalan lisan yaitu amalan yang hanya dapat dilakukan dengan lisan, seperti tilawah Al Qur’an, Dzikir, Doa, istighfar, dakwah, dan lain sebagainya. Adapun amalan anggota badan adalah amalan yang hanya dapat dilakukan oleh anggota badan, seperti shalat, haji, umrah. (QS. Al Ahzab : 41-42), (QS. Al Ahzab : 77).

1. Tingkatan Islam

- Advertisement -

Islam secara bahasa artinya, ketundukan dan kepatuhan. Adapun secara syariat yang maksud Islam adalah dua kondisi berikut, pertama, Islam tanpa diiringi dengan penyebutan iman. Artinya yang dimaksud adalah din (agama) seluruhnya mencakup persoalan ushul (pokok) maupun furu’ (cabang), berupa segala bentuk keyakinan, ucapan, perbuatan (QS. Ali Imran : 19, 85). Kedua, Islam disebutkan bersandingan dengan iman. Artinya yang dimaksud adalah segala amal dan ucapan yang tampak. 

2. Tingkatan Iman

Iman secara bahasa artinya percaya. Adapun secara syariat yang dimaksud Iman adalah dua kondisi berikut, pertama, Iman disebutkan bersandingan dengan Islam, maksudnya adalah keyakinan yang ada dalam batin (QS. Al Baqarah : 82). Kedua, iman disebutkan secara sendirian tanpa disertai dengan penyebutan Islam. Yang dimaksud adalah agama seluruhnya. (QS. Al Mu’minun : 1-11).

Kesimpulannya, apabila kata Islam dan iman disebutkan secara terpisah maka tidak ada beda diantaranya keduanya, bahkan jika keduanya disebutkan sendiri-sendiri maka itu mencakup makna agama seluruhnya. 

3. Tingkatan Ihsan

Ihsan secara bahasa artinya membuat suatu amal menjadi baik, sempurna dan murni. Rasulullah SAW dalam hadist riwayat Bukhari nomer 50 yang termaktub dalam kitab Fathul Bari menafsirkan Islam dengan ucapan dan perbuatan lahir, kemudian menafsirkan iman dengan ucapan dan perbuatan batin, serta menafsirkan ihsan dengan penyempurnaan lahir dan batin. Kumpulan dari itu semua adalah agama.

- Advertisement -

Jadilah Yang Paling Update

Mas Ariefhttps://catatanmasarief.com/
Assalamu'alaikum, Hai saya Arief Riyanto atau biasa dipanggil Mas Arief. Saya seorang anak muda yang ingin melakukan perubahan untuk Karawang dan Indonesia. Berawal dari tulisan ini. Semoga terinspirasi dan selamat berkontribusi untuk perubahan yang lebih baik.
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -

Jangan Lewatkan

Mewujudkan Karawang Menjadi Kota Bahagia

catatanmasrief.com - Karawang kota bahagia merupakan suatu cita - cita yang ingin diwujudkan baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Jalani Masa PSBB Dengan Sikap Qana’ah

Pada catatan kali ini akan membahas tentang qana’ah, lebih tepatnya menjalani masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pandemi Covid-19 dengan sikap qana’ah.

Baca Online Ebook Self Driving

Saya tidak tahu apa yang ada di kepala Anda saat ini, tetapi saya tahu sesuatu yang mendasar tengah berubah di sebagian besar generasi muda bangsa ini.

Baca Ebook Politik Islam (Siyasah Syar’iyah)

Buku Politik Islam ini penjelasan dari kitab as-Siyasah as-Syar'iyah, karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.

Karawang dan Tantangan Bonus Demografi

catatanmasarief.com - Pada rentang tahun 2020 hingga 2035 Karawang akan mengalami bonus demografi. inilah upaya yang dapat dilakukan dalam memanfaatkannya.

Mengatasi Masalah Psikologis Siswa Angkatan Covid-19

Guru bukan hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai konselor yang membantu siswa dalam menyelesaikan masalah psikologis yang dihadapinya.

Kategori Populer

- Advertisement -

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
error: