10 Cara Edukatif Selama Libur Pencegahan Covid-19

- Advertisement -

catatanmasarief.com – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mengumumkan secara resmi virus Corona sebagai pandemi.

Pandemi adalah istilah dalam ilmu kesehatan yang berarti penyakit yang menyerang orang dalam jumlah banyak dan terjadi di banyak tempat. Sejak saat itu Indonesia mulai menaikan statusnya menjadi waspada Corona.

Beberapa kepala daerah di Indonesia termasuk Gubernur Jawa Barat dan khususnya Bupati Karawang melalui Surat Edaran Bupati meliburkan anak – anak sekolah mulai tingkat TK/RA sampai SMP/Mts selama 14 hari, mulai tanggal 16 – 29 Maret 2020 untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Sebelum kita bahas cara edukatif untuk mengisi liburan selama masa pencegahan virus Corona, penting untuk kita pahami dulu bersama bahwa ketika seseorang melakukan kontak dengan siapapun atau benda apapun yang bisa menginfeksinya dengan Covid-19, maka harus ditunggu 14 hari minimal, jika tidak terjadi sesuatu, maka insya Allah orang itu aman.

Kenapa 14 hari? Karena waktu 14 hari adalah masa inkubasi virus Corona. Masa itu untuk memotong rantai penularan, ini baru akan berhasil jika semua orang tetap tinggal di rumah masing – masing.

Contoh, apabila seorang anak mulai libur pada tanggal 16 Maret 2020 selama 14 hari kedepan, maka dia akan masuk sekolah lagi pada hari ke-15.

Selama liburan itu ternyata anak ini dan keluarganya menggunakan waktu itu untuk aktivitas keluar rumah seperti jalan – jalan, mengunjungi kumpulan orang, atau ke tempat saudara, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya.

Kemudian seandainya anak itu beraktivitas keluar rumah pada hari ke 10 dan terlular Covid-19 di tempat yg ia kunjungi, mungkin pada hari ke 14/15 belum ada tanda – tanda gejala dari penyakit virus Covid-19, tetapi dalam tubuhnya sudah membawa virus Covid-19 dan berpotensi menularkannya andai anak itu masuk sekolah pada hari ke 15 dan seterusnya.

Sehingga waktu selama 14 hari libur sekolahnya itu, tidak ada gunanya, penularan terjadi juga di sekolah, efek domino akan berlangsung, rantai penularanpun akhirnya tidak terputus.

Maka dari itu, semua orang harus bekerjasama, semua warga Indonesia harus bersatu dan membantu, warga harus kompak, yaitu patuh untuk tidak beraktivitas keluar rumah dalam kurun waktu 14 hari itu kecuali untuk hal yang sangat perlu dan mendesak.

Waktu 14 hari itu, berguna untuk saling pantau, jika ada orang yang menunjukkan gejala penyakit Covid-19, bisa segera ditangani dan penularannya terhenti karena tidak melakukan kontak dengan orang lain.

Selain itu selama 14 hari liburan sekolah masa pencegahan Corona (Covid-19) dapat diisi dengan berbagai kegiatan edukatif yang akan membuat anak kita tetap produktif untuk menjaga kesehatan dan prestasi sekolahnya.

Apa saja kegiatannya? Yuk simak, 10 kegiatan yang bisa dilakukan anak di rumah, untuk mengisi waktu libur selama masa pencegahan virus Covid-19.

  1. Membaca
- Advertisement -

Membaca bisa dijadikan pilihan tepat untuk anak mengisi waktu saat liburan. Berilah buku bacaan sesuai dengan usia sang buah hati, karena bisa menambah wawasan dan mengedukasi anak sejak dini.

Selain membaca buku, membaca Al Qur’an, Juz ‘Amma atau buku tahsin sekolahnya selama liburan di waktu pagi dan petang dapat menguatkan mental atau hati anak dan mencerdaskan akalnya.

  1. Muroja’ah Hafalan

Selain membaca, kegiatan muroja’ah hafalan bisa menjadi salah satu kegiatan yang efektif untuk menjaga hafalan anak, terutama yang bersekolah di pesantren atau yang sedang berlatih menghafal Al Qur’an sejak dini.

Kegiatan ini bisa dikreasikan dalam bentuk bermain kuis tebak ayat dan tebak surat agar kegiatan muraja’ah terasa menyenangkan dan tidak monoton.

  1. Olahraga

Olahraga menjadi salah satu kegiatan efektif yang bisa dilakukan saat anak sedang libur sekolah. Selain menyehatkan, aktivitas ini mampu membuat buah hati lebih sehat serta terhindar dari bahaya virus corona.

Meskipun anak bisa lebih sehat saat rajin berolahraga, kondisinya tetap perlu diperhatikan. Seperti tetap menjaga kebersihan setelah berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat secara teratur.

  1. Belajar Memasak

Mengajari sang buah hati khususnya perempuan memasak juga bisa dilakukan saat liburan. Kegiatan ini mampu menambah wawasan dan meningkatkan kreativitas anak.

Namun, saat belajar memasak, orang tua harus benar – benar memperhatikannya agar tak terjadi hal yang tak diinginkan.

Selama 14 hari liburan sekolah masa pencegahan Corona (Covid-19) dapat diisi dengan berbagai kegiatan edukatif yang akan membuat anak kita tetap produktif untuk menjaga kesehatan dan prestasi sekolahnya.

  1. Berkreasi

Melatih daya berpikir dan kreatifitas anak selama liburan, kenapa tidak? Nah, berkreasi dapat menjadi salah satu kegiatan yang dapat dilakukan bersama anak.

Tak perlu sulit, cukup yang sederhana seperti bermain lego, menggambar atau melukis, dan membuat tempat pensil dari stik es krim. Namun, tetap memperhatikan bahan – bahan yang digunakan.

  1. Belajar secara online

Libur selama masa pencegahan virus Covid-19 bukan berarti libur juga belajarnya. Agar prestasi akademik tidak menurun, anak dapat memanfaatkan teknologi untuk belajar secara online, tentunya dengan didampingi oleh orang tua.

Saat ini sudah banyak platform edukasi digital yang dapat digunakan sebagai sarana belajar. Mulai dari yang gratisan sampai berbayar dengan berbagai fiturnya, sang buah hati dapat belajar untuk menjaga prestasi akademiknya.

  1. Membantu urusan pekerjaan rumah

Orang tua tidak perlu ragu untuk melibatkan anak dalam melakukan urusan pekerjaan rumah. Melibatkan anak dalam mengerjakan pekerjaan rumah dapat menjadi kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.

Ajak sang buah hati untuk membereskan perlengkapannya sendiri, mulai dari alat tulis dan buku belajarnya, mencuci pakaian, alat makan dan sepatunya, dan lain sebagainya. Dengan demikian anak akan belajar lebih mandiri, menghargai setiap aktifitas dan terhindar dari sifat manja.

  1. Bercocok Tanam

Mengajarkan anak untuk bercocok tanam juga bisa dilakukan sebagai pengisi waktu saat liburan. Aktivitas bisa menambah pengetahuan sang buah hati dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan.

  1. Bikin konten edukatif

Di zaman hampir semua serba digital ini, tidak ada salahnya untuk mengajak anak membuat konten edukatif. Membuat konten di media sosial menjadi salah satu alternatif untuk menyalurkan bakat dan potensi anak.

Konten edukatif yang dapat dibuat diantaranya video tutorial belajar, tips dan trik menjaga prestasi saat liburan karena virus Corona, atau menulis artikel – artikel baik fiksi maupun non fiksi. Namun tetap didampingi oleh orang tua, agar konten yang dibuat tidak menjadi masalah yang tak diinginkan.

10. Belajar Menjahit

Cara edukatif terakhir yang dapat dilakukan untuk mengisi liburan karena Corona adalah belajar menjahit. Dengan disesuaikan berdasarkan usia anak, kegiatan ini dapat menjadi aktifitas melatih motorik, konsentrasi dan kesabaran.

Bagi anak usia TK dan SD tingkat dasar, kegiatan ini dapat dilakukan dalam bentuk permainan menjahit dengan menggunakan jarum berbahan kayu. Berlatih dengan memasukkan benang ke dalam lubang dan kemudian menjalin bahan atau media.

Kemudian untuk anak usia SD tingkat akhir dan SMP ke atas, menggunakan jarum dan benang sebagaimana biasanya dipakai menjahit, baik secara manual atau dengan mesin jahit.

Kegiatan ini dapat mengasah bakat dan potensi buah hati yang memiliki minat pada dunia tata busana. Tentunya dengan pendampingan dari orang tua.

Itulah 10 kegiatan seru dan edukatif yang bisa dilakukan anak di rumah selama liburan sekolah masa pencegahan virus Covid-19.

Keterlibatan langsung orang tua bisa membantu daya imajinasi anak meningkat, interaksi anak dan orang tua semakin baik dari sebelumnya, sehingga waktu 14 hari akan tetap produktif dan bermakna, serta terhindar dari penularan virus Corona.

Semoga bermanfaat.

- Advertisement -

Jadilah Yang Paling Update

Mas Ariefhttps://catatanmasarief.com/
Assalamu'alaikum, Hai saya Arief Riyanto atau biasa dipanggil Mas Arief. Saya seorang anak muda yang ingin melakukan perubahan untuk Karawang dan Indonesia. Berawal dari tulisan ini. Semoga terinspirasi dan selamat berkontribusi untuk perubahan yang lebih baik.
- Advertisement -

Baca Juga

- Advertisement -

Jangan Lewatkan

Baca Online Ebook Ilusi Demokrasi

Buku ini membahas tentang kritik Islam atas sistem kehidupan modern dan upaya umat Islam merestorasi cara hidup Islami sebagai jalan keluarnya.

Rindu Yang Mendalam Kepada Rasulullah SAW

catatanmasarief.com - Salah satu nikmat yang Allah berikan kepada manusia yang ditanamkan dalam hati adalah rasa rindu kepada seseorang.

BAKMI, “Pilpres 2019, Asal Pilih, Atau Pilih Asal…”

catatanmasarief.com - Pada Sabtu, 23 Maret 2019 Alhamdulillah saya berkesempatan hadir dan mengisi kajian yang diselenggarakan oleh organisasi ekstra kampus KAMMI Komisariat UNSIKA yang mengkaji tentang para kandidat dan partai koalisi pilpres 2019 dengan tema “Pilpres 2019, Asal Pilih, Pilih Asal...”. Kajian itu diikuti oleh seluruh kader KAMMI komisariat UNSIKA.

Resume Buku Membangun Humas Gerakan (Part. 1)

catatanmasarief.com - Humas memiliki posisi yang sangat penting dalam sebuah organisasi gerakan, terutama bila banyak berinteraksi dengan masyarakat. Edo Segara mengupas tuntas dalam bukunya Humas Gerakan

Baca Ebook Selamatkan Indonesia

Indonesia tidak mungkin dapat memelihara kemerdekaan, kedaulatan dan kemandiriannya apabila Indonesia menjadi subordinat kepentingan kapitalis dunia.

Baca Ebook Konspirasi Bencana Alam

Banjir, kekeringan, tsunami, badai dan letusan vulkanik adalah "senjata masa depan". Buku ini menelanjangi fakta suram tentang siapa yang melakukannya dan mengapa?

Kategori Populer

- Advertisement -

Comments

  1. Di antara 10 kegiatan tsb, menjahit rasanya yg paling sulit dilakukan, haha secara emaknya juga nggak bisa jahit. Terima kasih inspirasi kegiatannya nih, banyak yg tadinya belum terpikirkan kaya membuat konten kreatif man edukatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
error: Content is protected !!